0086- 13635261646          sales@woodtech.cn
Rumah / Berita / Permasalahan Umum dalam Produksi Kayu Lapis Dan Cara Mengatasinya

Permasalahan Umum dalam Produksi Kayu Lapis Dan Cara Mengatasinya

Dilihat: 0     Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 17-06-2026 Asal: Lokasi

tombol berbagi facebook
tombol berbagi twitter
tombol berbagi baris
tombol berbagi WeChat
tombol berbagi tertaut
tombol berbagi pinterest
tombol berbagi whatsapp
bagikan tombol berbagi ini

Ketebalan Veneer Tidak Merata


Hal ini disebabkan oleh keausan bilah pengupas atau kecepatan pengumpanan kayu yang tidak stabil. Hal ini menyebabkan fluktuasi yang besar pada kualitas dewan, dan ikatan yang lemah. Rawat mesin pengupas veneer secara rutin, kalibrasi mesin yang stabil adalah solusinya.


Kekuatan Ikatan Lem Buruk


Tingginya jumlah lem yang tidak merata, menyebar atau kadar air berlebih juga dapat disebabkan oleh lemahnya daya rekat. Operator harus mengatur kelembapan dan menggunakan penyebar yang sangat dapat diulang dengan pengaturan tekanan lem veneer yang tepat untuk mengatasi hal ini.


Delaminasi Kayu Lapis Setelah Pengepresan


Kontrol suhu, tekanan, atau waktu pengepresan yang tidak tepat dapat menyebabkan delaminasi. Terkadang, bisa juga diproduksi dengan lem kualitas minimal. Parameter pengepresan panas disesuaikan, dan lem yang baik digunakan untuk membuat papan buatan lebih stabil.


Warpage atau Distorsi Panel yang Selesai


Hal ini sebagian besar berkaitan dengan pengeringan yang tidak seragam atau penumpukan yang tidak sesuai selama produksi. Deformasi dapat dikurangi dengan meningkatkan konsistensi dalam pengeringan veneer dan menggunakan pengelupasan kayu yang tepat pada lapisan arah serat silang untuk meminimalkan efek penumpukan.


Kualitas Permukaan Kasar Setelah Produksi


Permukaan yang kasar disebabkan oleh pengamplasan yang tidak tepat atau pengepresan yang tidak merata. Hal ini hanya mungkin dilakukan dengan menggunakan mesin pengamplasan kayu lapis terbaik dan pencetakan yang dikalibrasi dengan benar. Sehingga papan mendapatkan hasil akhir yang halus sehingga tidak terlihat saat memasuki pasar ekspor.